Sepenggal Pengalaman Menjadi Beswan KSE

Oleh : Hana (15714005)

Ada pepatah mengatakan “setiap momentum adalah pengalaman”  dimana mengandung makna bahwa setiap kejadian yang terjadi dalam hidupmu adalah sebuah pengalaman. Pengalaman tersebut kadang baik, kadang buruk. Namun seperti kata pepatah lainnya, “pengalaman merupakan guru terbaik”, pengalaman dapat dijadikan sebagai pembelajaraan bagi kehidupan yang akan datang. Tidak ada waktu untuk menyesali pengalaman buruk yang kita lalui dan sedih berlarut-larut karena  dari pengalaman itulah kita bisa menentukan langkah terbaik yang akan kita lakukan dan menghindari kesalahan untuk kedua kalinya.  Begitu pula, dengan pengalaman baik yang didapatkan. Hal itu merupakan sebuah hadiah dari apa yang kita kerjakan dan patut untuk kita syukuri.

Salah satu pengalaman yang baik dan berkesan bagi saya adalah mendapatkan beasiswa KSE. Beasiswa ini merupakan beasiswa pertama yang saya dapatkan. Rasanya bahagia dan bersyukur bisa mendapatkan beasiswa yang tidak semua orang bisa mendapatkannya dan sedikit bisa membantu meringankan beban biaya untuk kedua orang tua saya. Apalagi beasiswa KSE bukan hanya sekedar memberi bantuan dana bagi para beswan, tetapi para beswan juga dibekali dengan kegiatan-kegiatan yang dapat meningkatkan kemampuan soft skills seperti entrepreneur dan kepemimpinan yang tentunya dapat menambah relasi dengan teman-teman baru dari jurusan lain bahkan mahasiswa dari universitas lain seluruh Indonesia. Setelah 5 bulan saya menjadi penerima beasiswa KSE, banyak kegiatan-kegiatan KSE yang telah diselenggarakan. Kegiatan-kegiatan yang saya ikuti selama di KSE diantaranya yaitu kumpul perdana beswan KSE-ITB, Seminar TFI dan SEC, Makrab, Sosialisasi BPJS. Tentunya di setiap kegiatan yang diselenggarakan mempunyai esensi dan kesan tersendiri.

Kegiatan yang paling berkesan bagi saya yaitu pada saat Makrab Beswan KSE-ITB dan Sosialisasi BPJS. Disini saya akan menceritakan kedua kegiatan tersebut. Yang pertama yaitu Makrab KSE-ITB. Kegiatan makrab berlokasi di Villa Dango Hijau, Cibodas, Maribaya. Pada awal keberangkatan, kami berkumpul di Masjid Salman ITB sekitar pukul jam 18.00 WIB. Kami semua pergi menggunakan angkot yang telah disiapkan oleh panitia.  Suasana waktu itu sedang hujan cukup besar sehingga beberapa teman saya yang tadinya akan menggunakan motor, akhirnya memutuskan untuk ikut dengan angkot, karena cukup membahayakan jika memaksakan untuk naik motor saat hujan dan malam hari mengingat jalanan menuju lokasi villa yang jelek dan menanjak. Setelah para beswan berkumpul acara pun dimulai. Acara pembuka cukup unik karena kita harus mengenalkan diri kita dan menyebutkan keunikan yang dimiliki serta setiap 1 menit, panitia akan bertanya 5 nama sebelum kita. Jika tidak bisa menjawab makan kena hukuman. Beruntunglah saya tidak kena hukuman. Dengan cara perkenalan seperti ini cukup menarik dan menyenangkan sehingga membuat suasana menjadi cukup berbaur. Kemudian acara dilanjutkan dengan berkelompok dimana dalam kelompok tersebut kita harus menceritakan tentang diri kita agar lebih mengenal satu sama lain. Pada malam harinya saya sempat izin karena ada suatu urusan yang harus dikerjakan sehingga saya kembali lagi ke villa pada pagi harinya. Pada pagi hari, sebelum acara makrab ditutup, diselenggarakan kegiatan games. Games tersebut cukup menyenangkan dan bisa memecah suasana walaupun sedikit hujan. Dari games tersebut kami mendapat sebuah pelajaran bagaimana membuat strategi yang tepat dan yang paling utama yaitu kekompakan dan kepercayaan dalam sebuah tim.  Esensi dari makrab ini cukup tersampaikan dimana kita menjadi mengenal dengan para beswan lainnya dan mengetahui informasi-informasi dari beasiswa KSE ini.

Kegiatan selanjutnya yang cukup menyenangkan bagi saya adalah saat sosialisasi BPJS. Kegiatan ini dilakukan di Jalan Dago pada hari Minggu. Hari itu sedang ada sehingga CFD (Car Free Day) suasana ramai sekali karena dipadati oleh para keluarga yang sedang menikmati waktu liburnya dan juga anak-anak muda. Pada kegiatan ini saya berkesempatan menjadi panitia di divisi konsumsi dan juga bertugas untuk mencarikan tim medical check-up untuk keperluan acara. Acara dimulai pada pagi hari sekitar jam 7. Disana kita bersama pihak dari BPJS mulai mensosialisasikan tentang BPJS Ketenagakerjaan. Untuk menarik minat masyarakat kami juga mendirikan spot medical check-up secara gratis. Kali itu kami bekerjasama dengan tim medical check-up dari Tim PNC( Padjajaran Nursing Corps) Unpad. Senang sekali rasanya bisa sedikit membantu masyarakat dan juga melihat antusiasme masyarakat selama kegiatan berlangsung. Tidak sedikit masyarakat yang berterimakasih kepada kami karena telah menyelenggarakan acara yang sangat bermanfaat. Dari kegiatan ini saya mendapat berbagai pengalaman mulai dari menjadi pantia sebuah acara, bekerjasama dalam sebuah tim untuk menyukseskan acara tersebut, dapat berkenalan dengan orang baru dan pihak luar sehingga mendapat teman baru dan memperluas relasi.  Dari kegiatan ini juga saya menyadari bahwa hal kecil yang kita lakukan dapat bermanfat bagi orang lain.

Inilah sepenggal cerita pengalaman saya selama menjadi penerima beasiswa KSE, saya yakin pada kesempatan berikutnya akan ada kegiatan-kegiatan KSE yang lebih seru lagi. Saya tunggu ya!

About the author

admin

View all posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *