Kisahku Selama Menjadi Bagian Dari KSE 2016/2017

Oleh : Muhammad Rafi K. (12013031)

Perkenlakan namaku rafi seorang mahasiswa teknik geologi angkatan 2013 yang merupakan salah satu anggota Paguyuban Karya salemba Empat ITB. Aku sebenarnya dalah beswan perpanjangan KSE 2015/2016 yang dahulu ketika pada periode tersebut diamanahi sebagai ketua angkatan (katanya). Namun nampaknya keberjalanan periode ini nampak berbeda bagiku, tidaklah seperti tahun lalu, aku merasakan bahwa di awal-awal periode, beswan seperti ini tahun lalu sangatah banyak waktu yang dapat diluangkan untuk KSE dan sangat bersemangat sekali untuk mengikuti segala acara KSE, Karena bagiku acara KSE bukanlah seperti acara-acara di ITB pada umumnya yang hanya menghabiskan waktuku saja, namun juga memiliki manfaat yang jelas untuk idiri ku dan mempersiapkanku nanti setelah aku lulus. Namun, pada tahun ini, ada beberapa acara KSE yang telah berlalu, diantara pengenalan beswan KSE, Malam Keakraban KSE, sosialisasi BPJS, dan sosialisasi TFI serta SEC. Dan ternyata atmosfernya telah berbada, jujur aku sangat ingin tahu dan mengikuti TFI dan Sec dari dahulu ketika awal masuk ke paguyuban karya salemba empat, Karena aku hobi berbisnis maka menurutku itu jalan yang paling menarik untuk mengembangkan hobiku tersebut, namun hal itu lagi-lagi berbeda keadaannya, Karena padatnya kesibukanku di himpunan, sebagai ketua Bidang eksternal HMTG GEA. Bukannya aku tidak menganggap penting KSE , namun tuntutan disini sangatlah menyita waktuku, mungkin Karena budaya himpunan yang ada di sebelah timur ITB yang jauh disana memiliki budaya sedikit keras dibanding himpunan lainnya. Alhasil, dari 4 acara tersebut beberapa acara aku lewatkan karena benar-benar bertabrakan dengan acara himpunan. Sudah ku siasati namun pada kebanyakan waktunya adalah pagi hingga siang. Sedangkan kebanyakan acara himpunan baru usai minggu pagi-siang juga. Ingin izin rasanya , namun tanggung jawabku di himpunan membuat aku merasa tidak berkenan melakukan hal itu.

Awal perjalananku di Paguyuban KSE tahun 2016/2017, diawali dengan bentroknya acara ospek Jurusan (geologi) dengan pengenalan beswan, hal ini sungguh membuat diriku dilema, Karena aku sangat ingin sekali mengenal teman-temanku yang baru, namun apa daya aku tak dapat menghadirinya, karena aku merasa di sini teman-teman serta himpunanku sangat membutuhkan kedatanganku. Sekedar sharing saja, tahun lalu, aku merasa sungguh sangat bahagia sekali ketika datang di acara pengenalan beswan, karena aku merasa aku memiliki teman-teman setahun ke depan yang akan saling mengenal lebih dekat, bermain game bersama untuk saling merekatkan, dan tentunya sebagai mantan ketua angkatan yang memang belum maksimal rasanya dahulu, merasa ingin sekali melihat wajah-wajah baru serta teman teman lama ku, beswan KSE yang luar biasa selama setahun kemarin. Jujur hal tersebut amat aku tunggu-tunggu ketika aku diterima sebagai beswan perpanjangan, namun apa daya aku tak bisa menghadirinya Karena ada pilihan yaitu tanggung jawab di tempat lain.

Acara KSE yang kedua adalah malam Keakraban KSE 2016, kali ini aku bisa menghadirinya walaupun agak telat, karena di himpunanku sedang ada acara “BESAR” tiap 2 tahunan sekali, jadi aku sebagai salah seorang pemegang tanggung jawab tertinggi di himpunan tidak bisa meninggalkannya, sehingga aku datang setelah magrib, padahal acaranya dimulai dari sore. Ketika aku datang, villa batoe terasa amatlah sepi, ternyata aku salah villa he he. Di villa yang berwarna hijau tempat yang sebenarnya, aku melihat teman teman baru dan teman teman lamaku di KSE berbaur dan saling mengenal, harapannya adalah kami dapat menjadi suatu teman angkatan KSE yang dekat satu sama lain, teman teman beswan KSE 2017. Aku melihat teman teman ku bercanda penuh tawa di villa itu. Sesampainya di ruangan tengah, aku sangat gembira sekali Karena banyak yang menyambutku meski aku telat, dan selain itu, aku merasa bahwa ternyata selama satu tahun kemarin teman-teman ku benar benar perhatian kepadaku, setidaknya mungkin setelah lama tidak berjumpa, ditengah kuliah dan himpunan yang memisahkan, mereka masih menunggu kabarku dan menyapa aku. Luar biasa, atmosfer yang sangat aku senangi dari seuatu perkumpulan mahasiswa, walaupun jauh dari keluarga namun, mereka itu merasa seperti keluarga yang didekatkan. Akhirnya semalaman pun kamu mengobrol, bercanda, berkanalan dengan teman baru, tentu nya sedikit-sedikit curi-curi untuk melirik lawan jenis yang di ITB ini sedikit langka he he (yang baca juga ngaku ya). Hingga paginya diadakan senam dan game yang membuat kita bergairah kembali. Namun sejujurnya aku tidaklah terlalu memperhatikan susunan acaranya, Karena menurutku acaranya apapun, yang penting adalah orang-orang yang mengikuti acara itu dan dengan siapa aku mengikuti acara itu. Dan aku merasa sangat bahagia bisa melewati malam minggu itu bersama teman teman, jujur walaupun acaranya tidak begitu membuat aku merasa terpesona, namun aku bahagia karena orang-orang yang menghadirinya ramai dan suasananya lebih hidup daripada makrab di tahun lalu.

Acara KSE yang  ketiga dan keempat adalah sosisalisai BPJS dan sosisalisai TFI serta SEC. Ada hal yang ingin aku jelaskan mengenai TFI dan SEC ini yang membuat aku amatlah tertarik untuk mengikutinya, namun mudah-mudahan temen-temen yang baca gak bosen ya he he.

TFI itu menarik banget brur, aku selaku yang suka nyoba-nyoba bisnis nih, dan ngerasa emang sekarang banget nih saatnya ngeluarin ide-ide bisnis yang berbasis teknologi dan sains. Masalahnya ketika kamu punya ide itu sepuluh atau lima belasan tahun yang lalu ide itu gak akan pernah ngehasilin duit, tapi sekarang, seiring berkembangnya teknologi dan sains brur, aku rasa ketika kamu punya ide ide bisnis dan itu menyangkut keahlian kita sebagai orang teknik ini bakalan di pake banget, dan hasilnya adalah duit brur, duiit. Aku bisa ngeliat banget kayanya anak anak ITB punya tools buat mengemas itu, karena kita anak-anak ITB udah biasa nih sama teknologi, meskipun aku gaptek masalah software atau ngoding, tapi aku bisa minta bantuan anak-anak IF atau STI juga kan brur, yang penting itu ide nya. Masalah teknisnya banyak jalan yang masih bisa diperjuangkan brur. Aku sangat yakin ide ide kreatif anak anak ITB ditopang dengan anak anak STEI sebagai pelengkap dan penunjang utama bakal tokcer banget , di era digital kaya gini.

Nah untuk SEC, aku ngerasa ga kalah menariknya acara ini, ini benar benar jalan yang mempermudah kita untuk memulai atau mecoba bisnis brur, socio entrerpreneur menurut yang aku pernah dengar adalah usaha yang memanfaatkan arga sekitar sebagai pelaku bisnisnya baik secara aktif dan secara pasif. Nah itu dia brur yang menarik disini, memang ada 2 pandang dalam hal ini, tapi kedua nya baik kok. Sudut pandang pertama adalah ya tentunya kita pasti merasa bahagia kan kalau bisa ngebantu warga-warga desa yang awalnya ga punya pekerjaan, namun setelah kita coba buka usaha di daerah itu mereka jadi bisa ikutan kerja di bawah perusahaan/ bisnis kecil kecilan yang kita buat. Jangan salah, banyak contohnya, singkong, yang sebenernya masih banyak di daerah daerah nggak pernah ada yang mikir kalau singkong itu bisa jadi brand semacam Qtela kan atau Kusuka. Nah itu dia intinya, ”kemasan” kreatif yang kebanyakan warga desa ngga punya, lagi lagi itu adalah bagian kita sebagai mahasiswa yang hobinya nyari tau, stalking, kepo , buat ngebuat sesuatu yang kreatif dari apa yang udah pernah kita lihat. Sudut pandang yang kedua, tentunya kalau dibantu sama warga desa biaya produksinya akan lebih “murah” dibanding memperkerjakan orang-orang yang udah professional, nah hal ini juga yang menguntungkan buat para pengusaha apalagi pengusaha yang baru-baru mulai kayak kita kita. Selain bisa nyoba nyoba bisnis di dunia nyata, biaya nya relatif murah, karena kita meminta bantuan warga setempat. Dan dari keduanya yang paling ditunggu adalah sokongan dana berupa sponsorship . Yap, kalau ide kita bagus, kita bukan hanya kesempatan buat ngejalanin itu ide aja, namun juga bisa mendapat sokongan dana juga. Ya ibaratnya sudah dipaksa berpikir mendapatakan ide bagus, dipaksa pula dapet duit untuk modal. Kan jadi enak. he he

Itulah sekilas pandangan aku terkait TFI dn SEC, sekali lagi karena aku hobinya bisnis jadi aku merasa disini sebenernya banyak peluang yang bisa diambil, yah walaupun kita harus pinter-pinter nyari celahnya supaya tujuan kita bisa berhasil. Dan akupun ngerasa rugi banget, karena gak sempet daftar, waktunya terlalu mepet , dari hari di sosialisasikan sampai hari H pendaftaran. Belum sempat mencari team untuk tahun ini, taunya udah ditutup hehe, saran aja ya jadinya mungkin untuk tahun depan, sosialisasinya bisa diadakan di awal-awal banget supaya banyak temen temen yang bisa ikutan, anyway, semoga tahun depan aku udah lulus , aamin .

Sekian saja pengalamanku selama ada di KSE 2016 ini, mungkin aku bukan orang yang selalu ada untuk KSE belakangan ini, namun aku ingin berbagi pengalaman dari yang aku tau buat temen- temen yang baca ini, apalagi buat adik-adik yang masih bisa berkesempatan jadi beswan di tahun depan, dan mungkin ini gak seberapa dibandiing pengalaman teman-teman ku beswan KSE lainnya, mudah-mudahan cepat atau lambat jabatanku di himpunan akan segera usai, dan itu pertanda saatnya aku bisa aktif lagi di KSE.

Hanya seorang beswan biasa, yang ingin memberi kabar tentang betapa sudah baiknya paguyuban ini.

About the author

admin

View all posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *