Keseruan Acara KSE ITB

Oleh : Lilis (16115054)

Awalnya aku tak menyangka bisa masuk menjadi salah satu Beswan KSE. Melihat begitu panjangnya proses seleksi, dimulai dari kelengkapan administrasi hingga dua kali wawancara. Dan setelah menjadi Beswan KSE, dalam lubuk hatiku terdapat kekhawatiran tidak bisa mengikuti kegiatan-kegiatan yang dilaksanakan oleh panitia KSE ITB karena padatnya perkuliahan jurusan Biologi di semester 3 ini.

Pensuasanaan acara pertama yang dilakukan sudah ada. Tetapi kami para Beswan tidak mengetahui secara pasti acara apa yang akan dilaksanakan dalam waktu dekat. Pensuasanaan pun berlanjut hingga waktu dilaksanakannya acara semakin dekat dan acara pertama yang dilaksanakan adalah Makrab. Sebenarnya aku bingung, mau ikut atau tidak. Saat minggu tersebut aku sedang tidak enak badan. Tetapi aku berpikir dua kali, jika aku tidak ikut maka aku tidak bisa mengenal lebih dekat Beswan KSE lainnya. Namun, di satu sisi aku juga takut tidak bisa beradaptasi dengan mereka, dimana Beswan KSE terdiri dari berbagai jurusan dan beberapa tingkat. Akhirnya keputusan aku sudah bulat dan memutuskan untuk ikut acara tersebut walaupun aku sedang tidak enak badan.

Pemberangkatan menuju penginapan terdapat tiga kali, yang memfasilitasi para Beswan yang mungkin tidak bisa berangkat pada sore hari, bisa berangkat pada malam hari. Karena aku tidak bisa berangkat pada sore hari dimana saya harus ujian Kimia Organik dari pukul 13.00-16.00, aku memutuskan untuk berangkat pada malam hari. Ternyata banyak juga Beswan lain yang memilih berangkat malam hari. Saya berangkat dari rumah setelah sholat magrib. Aku pun berjalan menuju Masjid Salman. Disanalah tempat kami para Beswan berkumpul. Ketika aku datang untuk pertama kalinya, aku disambut oleh seorang laki-laki yang entah siapa namanya. Tetapi beliau begitu ramah, menyambut setiap Beswan yang datang berkumpul. Panitia KSE men-charter angkot karena banyaknya para Beswan yang berangkat pada malam tersebut. Semua Beswan naik ke angkot berdasarkan pilihannya. Aku bersama Elin dan Fika naik angkot yang sama. Dalam perjalanan, kami saling berkenalan. Ternyata disana terdapat teman sesama Mentor Integrasi aku yaitu Saras. Terdapat juga kakak-kakak tingkat yang sudah lama menjadi Beswan KSE. Perjalanan menuju penginapan sangat jauh, lama, dan jalan yang berkelak-kelok.

Akhirnya kami sampai di depan sebuah masjid, dan ternyata kami belum sampai ke penginapan. Kami harus berjalan menuju penginapan. Selagi kami jalan bersama, jalan menuju penginapan itu kecil, becek, dan gelap, maka dari itu angkot tidak bisa masuk. Sesampainya di penginapan, kami disambut beberapa panitia yang sudah sampai disana duluan. Kami pun antri untuk presensi, dan duduk di ruangan yang lumayan besar. Setelah semua Beswan masuk dan duduk, panitia menyambut kami. Ketua KSE ITB juga memberi sambutan, dan ternyata laki-laki yang menyambut setiap Beswan yang datang tadi adalah Ketua KSE ITB yaitu kak Izzu. Beliau sangat ramah dan berkharisma. Panitia pun memberikan games pertamanya. Setiap kami para Beswan harus menyebutkan nama beserta jurusan secara bergilir, dan jika panitia menyuruh berhenti maka Beswan tersebut harus menyebutkan nama 5 Beswan sebelumnya. Dan jika tidak bisa, maka akan mendapat hukuman. Giliran aku pun tiba, dan aku mendapat giliran untuk menyebutkan 5 Beswan sebelumku. Alhamdulillah bisa, berkat catatan nama Beswan yang aku buat, hahaha.

Keesokan harinya, kami bangun pagi dan melaksanakan senam yang dipimpin salah satu panitia KSE. Walaupun senamnya cukup sederhana dan tidak mengeluarkan keringat sejujurnya, yang penting kami semua terhibur dengan pemimpin senamnya yang lucu :D. Setelah itu dilanjutkan jalan-jalan di sekitar penginapan. Kami berjalan-jalan melihat pemandangan yang bagus, dan semuanya masih hijau. Tidak seperti di perkotaan, di sana udara dan alamnya masih sangat alami. Karena kami lapar, akhirnya kami memutuskan untuk balik ke penginapan. Di penginapan, makanan untuk sarapan sudah siap. Kami pun makan bersama, tetapi karena sistem makanannya seperti orang hajatan, sehingga para Beswan bisa mengambil sesuka hati, banyak diantara kami yang tidak mendapatkan lauk, termasuk aku. Aku tidak kebagian mie nya, padahal aku pengen banget, tetapi tidak apa-apa yang penting semua senang.

Setelah sarapan dilanjutkan dengan games lagi. Kami dibuat beberapa kelompok. Games-nya estafet kelereng dan estafet bola pingpong salah satunya. Kami berbaris agak jauh satu kelompok, kelereng dan bola pingpong diestafetkan dari Beswan yang paling depan hingga ke belakang dan balik lagi ke depan. Menurutku games inilah yang paling seru dan menambah kekompakan diantara kami. Kelompokku masuk ke babak final, padahal pada awal games final kami unggul, tetapi ternyata pada detik terakhir kelompok 4 sampai duluan. Yaah kelompokku kalah deh, padahal berharap banget menang. Tapi yasudahlah yaa, yang penting semuanya senang. Semua Beswan terlihat sangat menikmati dan terhibur dengan games tersebut. Setelah games, semua tampak kelelahan. Ada yang main Hp dan banyak dintara Beswan yang tidur. Angkot yang di-charter lama sekali datangnya. Dan setelah lama menunggu, akhirnya datang juga angkotnya. Kami pun akhirnya pulang. Terimakasih panitia KSE :*.

About the author

admin

View all posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *